Waste Management Solutions

Adalah tempat penanganan/pengelolaan sampah padatan dan cairan domestik yang menganut prinsip zero waste. Menjadi sangat penting untuk mengolah sampah dengan segera dimana sampah itu di hasilkan, karena apabila sampah organik dibuang di tempat pembuangan, sampah akan terdegradasi (dekomposisi) alamiah. Dekomposisi ini menghasilkan gas metana (CH4) yang memiliki efek negatif 72 kali lebih buruk terhadap atsmosfer dalam jangka pendek daripada karbon dioksida (CO2). Selanjutnya, dekomposisi ini juga menhasilkan cairan hitam kental yang sangat bau, mengundang sekitaran 1000 macam binatang yang terlihat ataupun tidak. Membuang 100 kg sampah organik per hari akan menimbulkan pencemaran 153 ton CO2 per tahun. Di khulafa sampah padatan domestik `dipilah , kemudian dipisahkan antara sampah organik dan an-organik, demikian pula sampah an-organik dipilah dipisahkan yang bernilai ekonomi dan yang tidak. Sampah organik dalam waktu 24 jam kemudian akan dikonversi menjadi pupuk kompos secara higienis tak berbau dan tanpa penambahan bahan kimia. Hasil akhir proses konversi ini adalah PUPUK KOMPOS, sebanyak 20% volume sampah. Sampah padat an-organik yang tidak memiliki nilai ekonomi diproses melalui alat pembakaran sampah yang ramah lingkungan sehingga dihasilkan abu sebanyak 5% volume sampah, proses ini tidak menimbulkan asap, efektif dan effisien. Sampah padat an-organik yang masih memiliki nilai ekonomi dikumpulkan kemudian di jual ke pabrik. Apabila volume sampah amat banyak maka energi panas yang dihasilkan pada proses pembakaran dalam pembakaran smookless dapat dikonversi menjadi energy listrik. Di khulafa Sampah cair domestik di olah dengan sistem pengolahan aerob – an aerob sehingga dihasilkan air bersih yang memenuhi persyaratan sebagai air layak buang. Selanjutnya di treatment menggunakan filterisasi yang aman sehingga dihasilkan air jernih yang memenuhi persyaratan layak pakai. Di Khulafa Sampah padat dan cair domestik dikonversi menjadi material yang memiliki benefit tinggi bagi keberlangsungan kehidupan yang lebih baik bagi BUMI yang kita tinggali ini. DI-KHULAFA Sampah padat dan cair diolah tuntas menjadi PUPUK KOMPOS, ABU, ENERGY, dan AIR BERSIH LAYAK PAKAI.

Keuntungan
1. Odorless & Hygiene. Bersih, Sehat dan Tidak menimbulkan bau
Waste Management Plant – Zero Waste mengolah sampah padatan domestik melalui proses pengolahan yang bersih, hygeinis, sehat dan tidak menimbulkan bau. Proses pengolahan terjadi dalam reaktor yang tertutup sehingga tidak menimbulkan bau.
2. Tanpa Bahan Kimia & Eco Friendly
Waste Management Plant – Zero Waste mengolah sampah padatan domestik melalui proses pengolahan tanpa penggunaan bahan KIMIA, murni merupakan proses biologi dan fisika .
3. Effective & Efficient.
Hanya diperlukan waktu 24 jam sampah padatan domestik menyusut hingga 85% – 95%
Waste Management Plant – Zero Waste sangat effisien untuk pengelolaan sampah padatan domestik. Proses pengolahan terjadi secara singkat, hanya dibutuhkan waktu 24 jam sampah padatan domestik terurai sempurna secara biologi dan fisika menjadi pupuk kompos dan debu. Volume Sampah menyusut hingga 85 % – 95%, berubah wujud menjadi material berguna yang memeliki sifat berbeda jauh dengan zat asalnya (sampah padatan)
4. ZERO WASTE SOLUTION
100% sampah padatan domestik di olah menjadi 15 % PUPUK KOMPOS dan 5 % Abu
Limbah cair domestik di olah menjadi air bersih layak buang atau layak pakai
5. FOR THE LIVING OF BETTER EARTH
Proses pengolahan yang singkat menjadikan sampah padatan domestik tidak diberi kesempatan untuk terurai alamiah, sehingga tidak dihasilkan CH4, maupun C02 berlebih, maka melalui Waste Management Plant – Zero Waste Bumi menjadi lebih aman (efek rumah kaca bisa ditekan signifikan). Melalui Waste Management Plant – Zero Waste System, yang kami terapkan berarti anda telah menyelamatkan Bumi dari pengrusakan. Andapun telah berperan aktif mewujudkan program pemerintah, “Indonesia Bersih Sampah Tahun 2020”.
Banyak keungtungan dari sudut pandang lingkungan, dengan penerapan Waste Management Plant – Zero Waste yaitu :
1. Memenuhi prinsip 3R (Re-Duce, Re-Use dan Re-Cycle)
2. Menangani sampah langsung dari sumbernya,
3. Melengkapi lingkaran ekologi, sampah kembali ketanah
4. Menciptakan lingkungan bebas sampah, bersih dan sehat
5. Tidak membutuhkan TPS dan TPA (Hemat Ruang)
6. Menghilangkan penyebaran penyakit akibat timbunan sampah
7. Menghilangkan polusi air. Akibat cairan residu timbunan sampah.
8. Menghilangkan binatang penyebar penyakit (Tikus, Lalat, dan mikroorganisme patogen)
9. Melindungi bumi dari pemanasan global, akibat residu gas metana dan CO2 yang dihasilkan timbunan sampah.
10. Menghasilkan Pupuk Kompos bernilai ekonomi tinggi dan yang sangat bermaanfaat bagi suburnya kembali tanah